Inspiring Stories
12 May 2009 Leave a Comment

Enny menulis “Pada suatu sore, seorang putra menghampiri ibunya di dapur, yang sedang menyiapkan makan malam, dan ia menyerahkan selembar kertas yang selesai ditulisinya.
Setelah ibunya mengeringkan tangannya dengan celemek, ia membacanya dan inilah tulisan Si Anak:
1. Untuk memotong rumput Rp. 5.000,00.
2. Untuk membersihkan kamar minggu ini Rp. 3.000,00.
3. Untuk pergi ke toko menggantikan Mama Rp. 1.000,00.
4. Untuk menjaga Adik waktu Mama belanja Rp. 1.500,00.
5. Untuk membuang sampah Rp. 2.000,00.
6. Untuk nilai raport yang bagus Rp. 10.000,00.
7. Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 1.000,00.
JUMLAH UTANG MAMA Rp. 23.500,00.
Si Ibu memandang anaknya yang berdiri di situ dengan penuh harap, dan berbagai kenangan terlintas dalam fikiran Ibu itu.
Kemudian ia mengambil ballpoint, membalikkan kertasnya, dan menulis:
1. Untuk sembilan bulan ketika Mama mengandung kamu, selama kamu tumbuh dalam perut Mama … GRATIS.
2. Untuk semua malam ketika Mama menemani kamu, mengobati kamu, dan mendo’akan kamu … GRATIS.
3. Untuk semua saat susah, dan semua air mata yang kamu sebabkan selama ini … GRATIS.
4. Untuk semua malam yang dipenuhi rasa takut dan untuk rasa cemas di waktu yang akan datang … GRATIS.
5. Untuk mainan, makanan, baju, dan juga menyeka hidungmu, Anakku … GRATIS.
***** Dan kalau kamu menjumlahkan semuanya, harga cinta sejati Mama adalah GRATIS.
Setelah selesai membaca apa yang ditulis Ibunya, anak itu kemudian menatap wajah ibunya dan berkata, “Ma, aku sayang sekali pada Mama….”. Ia lalu mengambil ballpoint dan menulis dengan huruf besar-besar, LUNAS.
Catatan: BULETIN AL-KHILMU BIOLOGI UNPAD EDISI 06 MARET 2002.”

Pengunjung Komentar?